Ibarat AIR
Kalau manusia diibaratkan GELAS dan rizki laksana AIR, maka berapa pun banyaknya air yang dituangkan ke dalam sebuah gelas, yang akan tertampung hanya sebanyak kapasitas gelas itu sendiri. Gelas berukuran 100cc hanya bisa menampung air sebanyak 100cc pula. Bila dituangkan air sebanyak 150cc maka 50cc-nya akan luber, terbuang percuma… yang akan bermanfaat hanya 100cc air di dalam gelas.
Begitu pula rizki, berapapun rizki yang dilimpahkan kepada seseorang, maka yang akan menjadi manfaat tergantung dari kapasitas manusianya. Uang, anak, rumah, ilmu, pengalaman, akan menjadi percuma bila kapasitas manusia itu sendiri tidak mampu menampung itu semua.
Marilah kita berhenti memohon untuk dilimpahkan rizki yang banyak, tapi berfikir dan berusahalah untuk memperbesarkapasitas diri, sehingga berapapun banyaknya rizki yang datang akan menjadi manfaat adanya, tidak terbuang percuma, tidak mubazir!
Jadilah GELAS terbesar yang pernah ada. Jadilah KOLAM yang bisa menampung air lebih banyak dari gelas.Jadilah DANAU yang lebih besar kapasitasnya dari pada hanya sebuah kolam. Bahkan jadilah SAMUDERA yang mampu menampung air seluruh bumi…

Leave a Reply