Harga Sebuah BUDAYA
Saat ini, mayoritas bangsa Indonesia sedang tinggi rasa nasionalismenya. Kenapa? Ya gara-gara maneuver sang tetangga serumpun, sampai punya julukan baru: Malingsia. Kita ini emang jago banget ya kalo soal cela-mencela.. ampun deh..
Sodara-sodaraku sebangsa-setanah air..
Coba deh kita introspeksi diri, sejenak bercermin diri. Kenapa sih budaya kita koq sampe bisa di-klaim negara lain? Apakah kita sudah cukup “menjaga dan melestarikan” kebudayaan kita sendiri? Apakah kita sudah cukup “bangga” menjadi bangsa Indonesia?
Kalau memang IYA, kenapa masih banyak orang tua yang kasih nama anaknya dengan nama-nama asing? Sebentar lagi Indonesia akan penuh dengan anak-anak yang punya bernama: Michelle, Javier, Shaloom, Kevin, Celine, dll. Kenapa nama-nama asli ejaan Indonesia jarang dilirik oleh para orang tua saat ini? Inikah yang dinamakan BANGGA menjadi bangsa Indonesia?
Kalau memang IYA, kenapa sekarang banyak yang malu dipanggil Bibi dan Paman oleh para ponakannya? Kenapa mereka lebih senang dipanggil Tante atau Om? Dan lebih parahnya malah pengen dipanggil Aunty dan Uncle. Bagaimana nasib adat istiadat nusantara yang punya ratusan bahasa daerah dan tradisi lainnya? Inikah yang dinamakan MENJAGA budaya bangsa?
Kalau memang IYA, kenapa saat ini sanggar-sanggar seni budaya sepi dari para peminat? Kenapa orang tua enggan memasukan anaknya ke sanggar-sanggar tersebut agar anakknya bisa tari daerah atau main angklung atau main gamelan? Kenapa justru les musik modern seperti piano, gitar, drum yang diserbu para orang tua? Inikah yang dinamakan MELESTARIKAN budaya bangsa?
Kalau memang IYA, kenapa masih ragu pake batik sebagai busana sehari-hari? Kenapa malas pake kebaya ke acara resmi? Kenapa risih dengan songket-songket kita yang luar biasa bernilai seni tinggi? Inikah yang dinamakan CINTA budaya bangsa?
Kalau memang IYA, kenapa lebih seneng pergi ke Singapore, Kuala Lumpur, Bangkok atau Hongkong dari pada menjelajah Kalimantan, Sumatera, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara atau bahkan Papua? Banyak diantara kita yang lupa kalo negeri tercinta ini memiliki segudang tempat-tempat yang luar biasa indah. Apa yang Indonesia tidak punya? Gunung, danau, bukit, hutan, sungai, lembah, ngarai, pantai, laut, pulau, SEMUA ADA DISINI.
Jadi… siapa sebenarnya yang MENGHIANATI budaya Indonesia? Bangsa Malaysia, atau bangsa Indonesia sendiri???

Leave a Reply