Dear Pak SBY,
Sudah punya no HPku? Koq belum ada panggilan juga nih..? I’m waiting for your call, Sir…
Sumpah, pengen banget dapet panggilan buat masuk ke jajaran dewan Menteri. Huahahaha.. sapa elo Far???
Tapi beneran deh, pengeeen deh punya peran di pemerintahan, biar segala uneg-uneg di otak ini bisa terlampiaskan. Menteri apa aja deh, I believe my education background, working experience and personality will bring positive contribution to this country. I am a hard worker, honest, self-learner, open minded and a dynamic young woman who drive my self in pleasure of working as a Team as well as individually. Mulai deh jual diri… =)
Menteri KESEHATAN?
12 tahun berkecimpung di dunia Healthcare & Hospital Equipment lumayan bikin mata melek dengan dunia kesehatan di negeri ini. Dana APBN yang cukup besar sudah pasti bisa di manage jadi lebih efektif dan efisien. Pak SBY, saya tau loh harga-harga Alkes yang belum di mark-up. Saya juga tau loh sumber langsungnya. Tinggal pilih aja, mau produksi dalam negeri atau import? Saya bisa contact langsung ke produsen biar dapat bottom price, Pak. Jadi… saya bisa instruct para panitia untuk pasang pagu seadanya, biar margin rekanan mepet dan ga punya jatah buat orang2 DepKes. So.. dana APBN akan lebih terserap masyarakat yg memang membutuhkan.
Menteri SOSIAL?
Hampir 3 tahun bergelut di area Donation, sekarang saya punya link yang cukup di UN my own version
>, apalagi di Unicef, UNFPA, WHO dan WFP. Langsung dengan Head Officenya yang di Copenhagen lho Pak.. belum lagi dengan KfW, IDB, ADB, European Union, Handicap International, Rotary Club, USAid, AusAid, CIDA, JICA, Save the Children, etc. Yang terpenting adalah saya punya sistem yang efektif untuk mendistribusikan bantuan langsung pada yang membutuhkan. Saya pun akan bekerjasama dengan Menteri Agama untuk mengelola zakat yang sudah terkumpul dari masyarakat untuk kepentingan orang banyak. Misalnya, Klinik gratis, Sekolah gratis, Rumah Singgah yang layak, Panti Asuhan yang layak, Program Pemberdayaan Masyarakat, dll. Biar ga ada lagi anak2 jalanan berkeliaran, biar ga ada lagi pengemis, karena mereka semua akan tertampung dan termanage dengan baik di bawah naungan Dept. Sosial.
Menteri KEBUDAYAAN & PARIWISATA?
Ini yang paling seru!! Pekerjaan yang paling mudah! Ibaratnya, kita uda punya Ferrari tapi ga pernah dikendarai, cuma di parkir di garasi selama bertahun-tahun bahkan berabad-abad. Gimana ga bulukan tuh Ferrari?? Bahkan mungkin udah karatan!! Nah.. tugas sang empunya Ferrari kalo mau Ferrarinya dilihat dan dikagumin orang banyak, ya tinggal keluarin tuh mobil dari garasi, bersihin, benerin, sampe sama keadaannya seperti baru lagi. Sama seperti dunia pariwisata Indonesia. Semua Danau, Sungai, Hutan, Gunung, Lembah, Bukit, Pantai, Pulau, Laut tertutup kabut infrastruktrur dan informasi. Tugas Dept. Pariwisata hanya membuka jalan, touch up dikit, trus, woro-woro deh ke seluruh penjuru dunia. Simple toh? High expense?? Surely not! Believe me, its worth!! You pay peanut, you get monkey, rite? So why should be worry investing in a high potential business? Ntar di bikinin FSnya deh Pak, liat tuh payback period-nya, pasti lebih cepet dibanding bisnis lainnya. 100% guarantee!! Karena saya akan bikin masyarakat Indonesia berfikir 1000x untuk jalan2 ke luar negeri sebelum mereka mencicipi lezatnya Zamrud Khatulistiwa. Potential market justru harus dimulai dari bangsa sendiri Pak! 240 juta bangsa Indonesia itu buanyak lho… belum lagi para pelancong asing dan para pecinta alam di seluruh dunia. Mereka pasti akan cinta alam dan budaya Indonesia juga. Speak about culture, saya akan mengaktifkan lagi program kesenian daerah di setiap SD dari Sabang sampai Merauke. Jadi, tiap anak akan melek budaya sedari kecil. Ga kaya anak sekarang, ditanya rumah tradisional Sumatera Barat aja bingung, ditanya baju adat Sulawesi Selatan aja bengong, ampun deeeh…
Atau Menteri apa aja deh Pak… I’m available to dedicate myself for a better Indonesian future. Ga usah lah, digaji kaya Menteri yang sekarang, dapet gaji sama kaya di DP aja udah alhamdulillah koq Pak… eeeh, tapi ini uda akhir tahun ya? Bentar lagi PK donk? emm… naekin 10% deh Pak… eh, 15% jg boleh… 20% jg ga nolak… huahahahahaha… masih materialistis ya diriku? Not qualified enough to be a good leader for this country, rite? Pemilu berikutnya mungkin? Atau dua periode berikutnya? Shall I be mature-enough on that time? Ga itung2an lagi sama duit, ga selalu nimbang2 untung-rugi, ga lagi berprinsip take and give. Karena kan kalo bisa GIVE kenapa mesti TAKE??
Jadi gimana Pak? Interesting in me??
I am looking forward the opportunity to discuss about my qualifications.
~ by fmuth on October 18, 2009. Tagged: budaya, idea, Indonesia, interest, kapasitas diri, kesehatan, menteri, pariwisata
Leave a Reply